Halaman

Perlunya Latihan Soal Dalam Persiapan Ujian UKMPPD

Perlunya Latihan Soal Dalam Persiapan Ujian UKMPPD

Diposkan Oleh: Administrator | Tanggal: 15 Pebruari 2019 | Dilihat: 228 Kali

 

Mendengarnya saja mungkin sudah cukup “horor” bagi para koas (dokter muda) menjelang akhir masa Pendidikan Profesi Dokter mereka, ya, UKMPPD memang masih menjadi momok bagi para calon dokter tersebut. Ujian Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter, yang menjadi ujian final bagi mereka untuk bisa dinyatakan lulus dan menyandang gelar “dr” di depan nama. Hanya beberapa hari memang, namun stresnya bisa berbulan-bulan.

UKMPPD yang terdiri dari ujian tertulis yang disebut CBT (Computer Base Test) dan ujian praktek yang disebut OSCE (Objective Structured Clinical Examination), menjadi tantangan yang harus ditaklukkan. Masing-masing memiliki ciri khas kesulitannya sendiri. CBT mengkhawatirkan karena banyaknya soal yang mencakup pembahasan semua materi pendidikan kedokteran, pun OSCE yang mendebarkan karena dites langsung di depan para dokter ahli.

Supaya lulus ujian CBT, maka harus bisa mengerjakan soalnya, yang itu artinya harus belajar materinya. Tentu. Tidak bisa mengandalkan hitungan kancing baju. Karena itu, biasanya para koas mulai berpikir keras tentang bagaimana strategi belajar yang akan mereka jalankan supaya bisa mempelajari kembali materi kedokteran yang dulunya mereka cerna dalam jangka bertahun-tahun, hanya dalam waktu kurang lebih 3-4 bulan!

Seberapa Ampuh Jurus Berlatih Soal?

 

Teknik ini yang biasanya akan digunakan oleh para koas. Bukan karena tradisional mengikuti jaman ketika SMP/SMA dalam menghadapi Ujian Nasional, karena nyatanya memang cara ini sangat membantu untuk persiapan CBT. Dengan berlatih soal, koas bisa mendapatkan gambaran format soal UKMPPD yang telah sesuai standar, selain juga mendapatkan gambaran jenis soalnya. Sehingga bisa sambil memprediksi soal-soal berpotensi muncul.

Ketika mencoba mengerjakan soal, koas akan tersadar tentang materi yang masih belum dipahami dan yang terlupakan. Materi yang belum paham bisa dibahas dalam agenda pembimbingan dengan orang yang lebih ahli, entah itu teman yang lebih paham, dosen atau bahkan dokter riil. Sedangkan materi yang lupa, bisa direview ulang dengan bahan-bahan yang dimiliki. Hal itu akhirnya membuat review lebih cepat, karena fokus pada apa yang masih kurang.

Tantangan Tes CBT

 

Mengerjakan 200 soal dalam waktu 200 menit di depan layar komputer bukanlah hal sepele. Meskipun sudah belajar dan memahami materi dengan baik, namun jika peserta ujian tidak bisa menganalisa soal dengan cepat, gugup ketika berhadapan dengan banyak soal, mudah lelah ketika mengerjakan banyak soal, atau bahkan mudah lelah ketika di depan layar terlalu lama, hal itu bisa menjadi penghambat bagi mereka mengerjakan soal dengan optimal.

Karenanya, latihan soal sangat penting bagi para koas untuk persiapan CBT. Sebab hal itu akan bisa menunjukkan seberapa kecepatan mereka dalam mengerjakan soal, mulai dari memahami maksud soal hingga menganalisa jawabannya. Akhirnya jika masih kurang cepat, bisa dilatih terus supaya kecepatannya meningkat dan ketika ujian bisa menyelesaikan semua soal. Pun halnya dengan aspek ketahanan, hal itu bisa melatih ketahanan para koas untuk mengerjakan ratusan soal. 

Hal itu pun bisa memberikan manfaat bagi aspek mental para koas untuk menjalani UKMPPD, karena dengan mereka mendapatkan pengalaman mengerjakan soal, memahami kekurangannya, cara efektif dan efisien untuk mengerjakan soal, tantangan yang harus dihadapi, akhirnya akan membangun rasa percaya diri (optimis). Dengan begitu, mereka pun akan bisa lebih optimal dalam mengerjakan soal yang sebenarnya, karena mereka tidak terlalu gugup dan akhirnya bisa fokus pada soalnya.

 

Bagikan: